Posted On December 17, 2025

BFN 2025 Fintech Bank Kolaborasi QRIS Global: Era Baru Ekonomi Digital Indonesia yang Harus Gen Z Tahu!

Mahesa Gilang 0 comments
Sealem NextLab >> Uncategorized >> BFN 2025 Fintech Bank Kolaborasi QRIS Global: Era Baru Ekonomi Digital Indonesia yang Harus Gen Z Tahu!

Pernah nggak lo mikir kenapa sekarang bayar di warung kopi pakai QRIS aja bisa langsung? Atau kenapa fintech makin gampang dipakai buat transfer uang ke temen tanpa ribet? Jawabannya ada di BFN 2025 Fintech Bank Kolaborasi QRIS Global — sebuah gerakan besar yang baru aja selesai pada Desember 2025 dan bikin ekosistem keuangan digital Indonesia makin kuat.

Bulan Fintech Nasional 2025 yang digelar 11 November hingga 12 Desember 2025 ini bukan cuma acara seremonial biasa. Ini adalah bukti nyata bahwa Indonesia lagi serius banget ngembangin industri fintech bareng perbankan dan QRIS yang sekarang udah go global. Penasaran apa aja sih yang terjadi di BFN 2025? Dan gimana dampaknya buat hidup lo sehari-hari? Yuk, kita bahas!

Apa Itu BFN 2025 dan Kenapa Penting?

BFN 2025 Fintech Bank Kolaborasi QRIS Global: Era Baru Ekonomi Digital Indonesia yang Harus Gen Z Tahu!

Bulan Fintech Nasional (BFN) 2025 adalah acara tahunan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) bareng OJK, Bank Indonesia, dan 11 kementerian/lembaga lainnya. Tahun ini, tema yang diusung adalah “Kolaborasi Tanpa Batas: Transformasi Fintech dalam Mewujudkan Ekonomi yang Inklusif”.

Menurut data resmi, BFN 2025 melibatkan lebih dari 150 mitra strategis dari dalam dan luar negeri, dengan puncak acara di Mandiri BFN Fest pada 10-11 Desember 2025 yang menargetkan lebih dari 5.000 pengunjung. Sepanjang penyelenggaraan, lebih dari 90 program edukasi literasi dan 160 peluang kerja telah dibuka buat masyarakat, terutama buat generasi muda yang pengen terjun ke industri digital.

Kenapa ini penting? Karena Indonesia lagi berada di fase krusial transformasi digital. Nilai ekonomi digital Indonesia melonjak mencapai USD77 miliar pada 2022 dan diproyeksikan mencapai USD130 miliar pada 2025. BFN 2025 menjadi ruang strategis untuk mempertemukan regulator, industri, dan masyarakat agar inovasi fintech bisa berkembang secara bertanggung jawab sambil tetap memperluas inklusi keuangan.

“Di sektor fintech, Indonesia harus memimpin, bukan mengikuti. Melalui kampanye nasional #FintechAmanTerpercaya, kami ingin membangun layanan digital yang tumbuh karena dipercaya.” — Pandu Sjahrir, Ketua Umum AFTECH

Untuk referensi lebih dalam tentang pengembangan ekosistem digital, kamu bisa cek di sealemlab.com yang membahas inovasi teknologi dan implementasinya di Indonesia.

Kolaborasi Fintech dan Bank: Win-Win Solution

BFN 2025 Fintech Bank Kolaborasi QRIS Global: Era Baru Ekonomi Digital Indonesia yang Harus Gen Z Tahu!

Dulu, fintech dan perbankan sering dianggap sebagai kompetitor. Tapi sekarang? Mereka justru berkolaborasi! BFN 2025 Fintech Bank Kolaborasi QRIS Global menunjukkan bahwa sinergi antara kedua sektor ini bisa menciptakan ekosistem yang lebih kuat.

Bank Mandiri, sebagai mitra utama BFN 2025, melihat festival ini sebagai kesempatan memperkuat sinergi sektor perbankan, regulator, dan pelaku fintech untuk mempercepat pemanfaatan layanan keuangan digital yang aman dan inklusif. Kolaborasi ini mencakup:

  • Digitalisasi UMKM: Bank-bank besar mendorong adopsi sistem pembayaran digital di kalangan usaha kecil menengah
  • Pembiayaan produktif: Fintech lending bekerja sama dengan bank untuk menyalurkan pinjaman yang lebih mudah diakses
  • Inovasi sistem pembayaran: Integrasi teknologi payment dari fintech dengan infrastruktur perbankan yang established

Menurut Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan OJK, Hasan Fawzi, BFN menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan arah pengembangan fintech yang inklusif, aman, dan berorientasi pada pelindungan konsumen.

Contoh nyata dari kolaborasi ini? Sekarang lo bisa top-up GoPay atau OVO langsung dari rekening bank lewat aplikasi mobile banking. Atau bisa langsung cicil belanjaan di e-commerce pakai layanan paylater yang terintegrasi dengan bank. Simple kan?

QRIS Global: Dari Warung Padang sampai Jepang

BFN 2025 Fintech Bank Kolaborasi QRIS Global: Era Baru Ekonomi Digital Indonesia yang Harus Gen Z Tahu!

Ini dia yang paling epic dari BFN 2025 — ekspansi QRIS ke level global! QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) yang dulunya cuma bisa dipake di Indonesia, sekarang udah merambah ke negara lain.

Pada 17 Agustus 2025, bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-80, QRIS diluncurkan di Jepang sebagai metode pembayaran lintas negara, menjadikan Jepang negara non-ASEAN pertama yang mengadopsinya. Selain Jepang, total nilai transaksi QRIS antarnegara seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand mencapai Rp 1,66 triliun hingga Juni 2025.

Fun fact: Layanan QRIS di Jepang kini tersedia di 35 merchant melalui kemitraan dengan aplikasi pembayaran lokal JPQR Global. Bayangin aja, sekarang turis Indonesia yang liburan ke Tokyo bisa bayar makan ramen pakai GoPay atau Dana tanpa perlu tukar mata uang dulu!

Yang lebih seru lagi, Bank Indonesia telah memulai uji coba interkoneksi QRIS dengan China bekerja sama dengan People’s Bank of China, dengan target peluncuran operasional di akhir 2025. Ekspansi ini juga sedang dijajaki ke Arab Saudi untuk memudahkan transaksi jamaah haji dan umroh dari Indonesia.

Data Pengguna QRIS 2025

Hingga pertengahan 2025, lebih dari 57 juta pengguna dan 32 juta merchant, yang sebagian besar adalah UMKM, mengandalkan QRIS untuk transaksi harian. Di kuartal kedua 2025 saja, transaksi QRIS melonjak 148,5% year-on-year dengan total nilai transaksi mencapai Rp 6,1 miliar.

Data Terkini: Seberapa Masif Adopsi Fintech 2025?

Numbers don’t lie, guys! Mari kita lihat data faktual tentang perkembangan fintech Indonesia di 2025:

Pertumbuhan Transaksi:

  • Pada kuartal pertama 2025, laporan Bank Indonesia mencatat bahwa transaksi QRIS melonjak menjadi 2,6 miliar dengan nilai transaksi mencapai Rp 262 triliun
  • Total nilai transaksi QRIS tahunan di 2024 adalah Rp 42 triliun, meningkat 226,54% dibanding tahun sebelumnya

Adopsi E-Wallet: Dompet digital (e-wallet) menjadi metode pembayaran digital paling populer, digunakan oleh 80% responden pada 2025, terutama untuk belanja online, pulsa, transfer, dan pembayaran tagihan. Ini menunjukkan bahwa cashless society bukan lagi mimpi, tapi udah jadi kenyataan!

Pengguna Fintech: Berdasarkan laporan OJK, individu mendominasi pengguna fintech dengan 42,7%, disusul dengan UKM sebesar 28%. Mayoritas pengguna berusia produktif dan berpendapatan menengah.

Paylater: Paylater menunjukkan pertumbuhan signifikan dengan 23% responden menggunakannya, terutama generasi muda yang mencari opsi cicilan fleksibel dan instan.

Gen Z Dominasi Pengguna Fintech Indonesia

BFN 2025 Fintech Bank Kolaborasi QRIS Global: Era Baru Ekonomi Digital Indonesia yang Harus Gen Z Tahu!

Kabar baik buat lo yang Gen Z! Ternyata, Gen Z menjadi basis pengguna terbesar fintech di Indonesia, mencapai 27,94% dari total pengguna. Ini nggak mengejutkan sih, karena generasi ini memang digital native yang udah terbiasa dengan teknologi sejak kecil.

Berdasarkan data OJK, pengguna layanan fintech didominasi individu berusia produktif yaitu antara 25 hingga 35 tahun sebesar 70,8%, diikuti sebanyak 23,1% individu berusia 36 sampai 50 tahun, dan 6,1% berusia antara 18 sampai 25 tahun.

Kenapa Gen Z suka fintech? Menurut survei JakPat yang dilakukan pada Mei 2025 dengan 2.041 responden, kemudahan metode pembayaran masih menjadi faktor dominan bagi 65% responden dalam memilih layanan fintech. Faktor lain yang penting adalah:

  1. Keamanan transaksi (56%)
  2. Promo dan cashback (45%)
  3. Review positif dari pengguna lain (24%)
  4. Rekomendasi dari teman atau keluarga (19%)

Gen Z juga paling aktif dalam menggunakan QRIS. Pada Q1 2025, 38,1 juta UMKM di Indonesia telah mengadopsi QRIS, yang merupakan porsi terbesar dari 56,3 juta merchant QRIS di negara ini. Banyak dari UMKM ini dijalankan oleh entrepreneur muda yang paham pentingnya digitalisasi.

Tantangan yang Masih Dihadapi

Meskipun perkembangannya pesat, BFN 2025 Fintech Bank Kolaborasi QRIS Global tetap menghadapi beberapa tantangan yang perlu diatasi:

1. Kesenjangan Geografis Berdasarkan AFTECH Annual Members Survey 2025, sebaran pengguna layanan fintech masih sangat terpusat dengan 73,77 persen pengguna berada di wilayah Jabodetabek. Ini menunjukkan bahwa penetrasi fintech di luar Jawa masih rendah dan perlu didorong lebih lanjut.

2. Kesenjangan Ekonomi Mayoritas pengguna berasal dari kelompok berpendapatan menengah Rp 5-10 juta, sedangkan masyarakat berpenghasilan rendah di kisaran Rp 0-5 juta masih menghadapi hambatan akses terhadap layanan keuangan digital yang justru paling mereka butuhkan.

3. Literasi Digital Menurut Laporan Annual Members Survey 2024-2025, adopsi fintech di Indonesia terus meningkat namun masih menghadapi tantangan pada aspek literasi dan kepercayaan publik. Masih banyak masyarakat yang belum paham cara menggunakan fintech dengan aman dan bijak.

4. Keamanan Siber Dengan meningkatnya transaksi digital, ancaman penipuan online (scam) juga ikut meningkat. BFN 2025 mengangkat kampanye #FintechAmanTerpercaya sebagai respons terhadap isu ini.

5. Kontroversi QRIS sebagai Trade Barrier Amerika Serikat melabeli QRIS sebagai hambatan perdagangan dalam Laporan National Trade Estimate 2025 karena dianggap dapat menghambat penyedia pembayaran asing seperti Visa dan Mastercard. Namun, Indonesia membela QRIS sebagai alat untuk inklusi keuangan dan kedaulatan digital.

Masa Depan: Apa Selanjutnya?

BFN 2025 mungkin udah selesai, tapi perjalanan transformasi digital Indonesia masih panjang. Apa yang bisa kita harapkan ke depan?

Ekspansi QRIS Lebih Luas Bank Indonesia berencana memperluas QRIS ke China dan Korea Selatan pada 2026, dengan uji coba sandbox sudah dimulai pada akhir 2025. Selain itu, ada minat untuk bermitra dengan India dan Arab Saudi, meskipun kompleksitas regulasi dan industri masih menjadi tantangan.

Inovasi Teknologi Pada Maret 2025, Bank Indonesia meluncurkan sistem pembayaran QRIS berbasis NFC yang diberi nama QRIS Tap untuk meningkatkan kecepatan transaksi. Hingga Juni 2025, 47,8 juta pengguna menggunakan QRIS Tap dan jumlah merchant tumbuh dari 646 saat diluncurkan menjadi 648.034.

Fokus pada Inklusi Keuangan Pemerintah dan regulator akan terus mendorong penetrasi fintech ke wilayah-wilayah terpencil dan kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. Tujuannya adalah memastikan transformasi digital memberi manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Penguatan Regulasi dan Tata Kelola AFTECH telah meresmikan Kode Etik Terintegrasi 2025 untuk mengharmonisasi dan memperbarui pedoman etika di tengah dinamika regulasi dan percepatan teknologi. Ini penting untuk menjaga kepercayaan publik dan keamanan ekosistem fintech.

Kolaborasi Internasional yang Lebih Kuat BFN 2025 membuktikan bahwa Indonesia bisa menjadi pemimpin dalam inovasi fintech di kawasan Asia Tenggara dan bahkan global. Kolaborasi dengan organisasi internasional dan negara-negara lain akan terus diperkuat.


Baca Juga Making Indonesia 4.0 Expo Smart Factory AI IoT 2025


BFN 2025 Fintech Bank Kolaborasi QRIS Global adalah bukti nyata bahwa Indonesia serius dalam membangun ekosistem keuangan digital yang inklusif, aman, dan berkelanjutan. Dari kolaborasi fintech dengan perbankan, ekspansi QRIS ke Jepang dan negara lain, hingga adopsi masif oleh Gen Z — semua menunjukkan bahwa Indonesia sedang berada di jalur yang tepat.

Dengan lebih dari 57 juta pengguna QRIS, 80% masyarakat yang menggunakan e-wallet, dan pertumbuhan transaksi digital yang fantastis, masa depan cashless society di Indonesia bukan lagi wacana. Namun, tantangan seperti kesenjangan geografis, literasi digital, dan keamanan siber tetap harus diatasi agar transformasi ini benar-benar memberi manfaat bagi semua orang.

Buat lo yang Gen Z, ini adalah momentum tepat untuk terjun ke industri fintech atau setidaknya memanfaatkan teknologi ini secara maksimal tapi tetap aman. Remember, fintech bukan hanya soal inovasi, tapi tentang bagaimana inovasi itu memberi manfaat nyata bagi hidup kita sehari-hari.

Jadi, dari semua fakta dan data yang udah kita bahas tadi, poin mana yang paling bermanfaat buat lo? Dan apakah lo udah memanfaatkan fintech dengan maksimal dalam kehidupan sehari-hari? Share pendapat lo di kolom komentar ya!

Related Post

Transformasi Digital Pertahanan Indonesia 2025: Inovasi Terbaru yang Mengubah Wajah Keamanan Nasional

Transformasi digital pertahanan Indonesia 2025 inovasi terbaru bukan lagi sekadar wacana—ini adalah realitas yang sedang…

Tren Gadget Gila 2025 Sudah Muncul!

Pembuka: Revolusi Teknologi yang Mengubah Segalanya Tren Gadget Gila 2025 Sudah Muncul dan menggebrak dunia…

Cara Teknologi Baru Bikin Hidup Jadi Lebih Mudah: 8 Inovasi 2025 yang Mengubah Kehidupan Gen Z Indonesia

Pernah nggak sih lo merasa hidup sekarang makin gampang dibanding zaman kuliah atau SMA dulu?…